Oleh: edijarot | Desember 22, 2007

KAPOLRES PASBAR

Mahavira Zen adalah Kapolres Pasaman Barat pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi. Dia merupakan Kapolres Pasbar pertama, setelah daerah itu berpisah dengan kabupaten induk Pasaman.Orangnya gagah, mudah senyum dan tegas.

SUAMI BUNUH ISTRI DENGAN PARANG

 

PASBAR, Haluan

Warga Jorong Puja Rahayu, Kenagarian Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat gempar, ketika mengetahui ada kasus pembunuhan yang dilakukan oleh suami terhadap isterinya Kamis sore kemaren.

Korban Titi (40) tewas seketika dengan leher nyaris putus, setelah digorok Sutanto Widodo (52) dengan sebilah parang. Usai menghabisi nyawa bininya, tersangka pelaku yang kalap itu mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara meneguk racun rumput, kemudian menyerahkan diri ke kantor polisi. Sesampai di kantor polisi kondisi tersangka oyong lalu dilarikan ke Rumah Sakit Yarsi Simpang Empat.

Warga setempat yang mengetahui peristiwa berdarah di sore itu merasa kaget, karena tak mengira tersangka berbuat sekejam itu pada istrinya.

Sebelumnya korban dan pelaku baru saja usai melaksanakan sidang perceraian secara adat. Usai sidang, korban pulang ke rumah dengan membonceng sepeda motor BA.6103 QD yang dikendarai saudaranya. Rupanya tersangka pelaku mengikuti dari belakang. Menjelang korban sampai di rumah langsung dicegat pelaku dan terjadi perang mulut dengan pengendara sepeda motor yang ditumpangi korban.

Tanpa pikir panjang tersangka langsung memegang krah baju korban sambil digorok leher dengan parang. Sebelum digorok, korban sempat minta ampun, tapi tak dihiraukan oleh pelaku. Bahkan dengan ganasnya pelaku menggorok leher korban hingga nyaris putus dengan darah berceceran. Beberapa saat kemudian korban tewas di tempat kejadian.

Usai membunuh istrinya, pelaku kabur sambil mencoba bunuh diri dengan cara meneguk racun rumput. Diduga takut akan dicari polisi, tersangka kemudian menyerahkan diri.

Kini tersangka yang dinilai sadis tersebut menjalani perawatan di Rumah Sakit Yarsi Simpang Empat dengan tangan diborgol dibawah kawalan polisi.

Kapolres Pasbar AKBP Drs.Mahavira Zen kepada Haluan tadi malam mengungkapkan, diduga sang suami merasa sakit hati terhadap istrinya, karena mereka baru saja usai sidang perceraian secara adat lalu muncul niatnya untuk melakukan pembunuhan.

“Namun untuk mengetahui motif sebenarnya, tentu setelah tersangka berhasil diperiksa nanti. Yang jelas tersangka belum bisa diperiksa, karena sedang menjalani perawatan di rumah sakit,” katanya.

Dikatakan, walaupun tersangka sedang dirawat, pihaknya terus melakukan penjagaan, karena dikwatirkan bakal mencoba bunuh diri lagi dengan cara lain.Bahkan tersangka diborgol tangannya.(eja)

 

 

 

ARUM PRIYONO

ARUM PRIYONO. Ini adalah AKBP Drs.Arum Priyono. Kini menjabat sebagai Kapolres Padang Pariaman. Sebelumnya Kapolres Dharmasraya dan Kabid Humas Polda Sumbar

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: