Oleh: edijarot | Desember 22, 2007

DIDUGA KECEBUR KETIKA AMBIL UDHUK

PADANG, Haluan
Hujan yang mengguyur Kota Padang beberapa hari terakhir memakan korban. Jawanis (78) warga Kurao Pagang Kecamatan Nang galo Kota Padang tewas ter seret arus sungai Kurao Nang galo, Rabu (19/12).
Salah seorang saksi yang pertama kali menemukan kor ban, Edison (30) mengung kapkan, pagi itu sekitar pukul 08.00 Wib ia bermaksud un tuk buang air di sungai tersebut, secara tidak sengaja Edi melihat sesosok manusia terapung di tepi sungai. Atas pe nemuannya itu saksi melapor kan kesejumlah warga, dalam waktu singkat lokasi itu menjadi ramai oleh warga atas peristiwa yang menggemparkan Kelurahan Kurao Pa gang itu. Mereka pun berinisiatif mengangkat jasad nenek ke daratan di lokasi itu. Atas penemuan sesosok ma yat itu, sejumlah warga kemu dian melaporkan ke pihak kepolisian. Tidak lama berselang petugas dari Polsekta Nanggalo dan Identifikasi Pol tabes Padang dipimpin Kanit Iden Ipda Syaridin, Briptu Arlen Anderson dan Briptu Doni Marta tiba di lokasi kejadian.Menurut keterangan keluarga korban, beberapa hari terakhir, orang tuanya mengalami sakit-sakit. Pada hari Selasa (18/12) sekitar pukul 05.00 Wib, orang tuanya itu bermaksud untuk mengambil wudhu shalat Subuh seperti biasanya. Tem pat tersebut persis berada di tepi sungai yang berada di belakang rumahnya.Diduga saat ambil udhuk korban ke cebur ke sungai.Setelah itu, korban tidak muncul-muncul, merasa curiga keluarga koban berusaha mencarinya. Akhirnya, Rabu (19/12) sekitar pukul 08.00 WIB, warga menemukan seso sok mayat terapung di tepi sungai tepatnya dibelakang SMP 29 Nanggalo. Menurut Kasat reskrim Kombes Mukti Juhar sah didampingi Kanit Iden Ipda Syaridin, diduga korban terpeleset dan jatuh ke sungai. Untuk peneyelidikan lebih lanjut saat itu jasad korban langsung di bawa ke Rumah Sakit M. Djamil Padang guna divisum.Usai dilakukan otopsi di rumah sakit, keluarga korban membawa jasad Jawanis ke rumah duka untuk disema yamkan dan langsung dima kamkan di tempat pemakaman keluarga. Ditemukan jasad Jawanis menambah daftar panjang warga yang tewas tenggelam dan terseret arus sungai. Sebelumnya, Rabu (12/ 12) Heri Idris (42), guru SMK Dhuafa Padang, ditemukan tewas terapung-apung oleh warga di Pantai Padang, Jalan Samudera Padang Barat Rabu siang sekitar pukul 14.00 WIB. Kamis (13/12), salah se orang siswanya Fah rul Fauzi (16) ditemukan tidak bernya wa di Pantai Pa tenggangan, Air Tawar Padang. Jasad Fahrul dijumpai warga sekitar pukul 16.00 WIB.
Mereka dikagetkan melihat sesosok manusia me ngambang beberapa meter dari bibir pantai. Hal ini ke mudian dilaporkan ke pihak kepolisian.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: