Oleh: edijarot | Desember 28, 2007

LELEK WARTAWAN SINGGALANG

http://eriandi.files.wordpress.com/2007/06/foto-saya1jpg.jpg

ERIANDI alias Lelek (SINGGALANG)

Saya dilahirkan di Padang pada 12 Mei 1978 lalu. Entah mengapa saya terdampar menjadi seorang wartawan. Sejak usia dua tahun, memang saya sudah diajar oleh orangtua untuk sering membaca. Eriandi kecil dulu sering dibacakan berita dari koran oleh kakak. Korannya kalau tidak salah Pos Kota. Hingga saya menginjakkan kaki di sekolah dasar, paling suka membaca Pos Kota terutama bagian kartun. Makanya saya sudah kenal dengan Ali Oncom, Si Otoy, Doyok dan lainnya.Lalu saya duduk dibangku STM. Pikirannya, tamat sekolah langsung kerja. Ternyata benar, saya bekerja, tapi tidak lama. Berganti-ganti hingga terdampar di Kota Bogor. Pernah suatu kali jalan-jalan di Bogor, saya melihat spanduk pelatihan jurnalistik bagi wartawan pemula. Saya pikir, kalau punya duit, saya mau ikut juga. Namun dasar kere, saya kembali ke Padang.

Di sinalh awal cerita mulai menginjakkan kaki di dunia wartawan. Pertamanya saya iri melihat teman saya yang bekerja jadi wartawan. Inin juga seperti dia. Niat semakin menggebu-gebu, manakala melihat dia masuk ke GOR H Agus Salim menonton Semen Padang bertanding tidak membayar.

Niat saya cuma satu, nonton bola. Hingga pada 2001, datanglah tawaran dari teman saya itu untuk menjadi wartawan di SKM Rakyat Mandiri. Saya langsung setuju. Hingga sekarang bekerja di Harian Singgalang. Setidaknya, saya sudah pernah mencoba di jurnalisitk radio dan cetak

 

https://i1.wp.com/photos-356.friendster.com/e1/photos/65/34/23634356/320349899m.jpgIni adalah pengunjung objek wisata Pondok Carolina yang memakai tempat itu untuk mengadu kasih. Kalau lagi bernasib mujur, banyak pasangan yang kemudian melanjutkan perkawinan usai bertandang ke Pondok Carolina itu.

ACI INDRAWADI yang akrab dipanggil Aci adalah reporter Buser Haluan Padang. Segala macam kasus yang terjadi di Sumbar dan Padang khususnya, Aci telah lebih duluan tau lalu disajikan dalam bentuk laporan yang menarik dan diserahkan pada komandannya edijarot sebagai redaktur. Pria

bujangan ini diisukan bakal mengakhiri masa bujangnya tahun 2008. Tapi belum didapat bocoran siapa yang diincarnya.

JER, demikian panggilan pria yang menjabat Korlip Haluan Padangi ini. Dulunya sebagai reporter yang bermarkas di DPRD Sumbar. Sejak terjadi pergantian pucuk pimpinan di Haluan, Jer yang telah sering ditugaskan ke luar negeri ini dipercaya menjadi Korlip, disamping tugas rutinnya mengedit halaman Ranah Utama.Sebelumnya bapak 3 anak ini koordinator Varia Pasaman, kemudian pria perokok berat ini dimutasikan ke redaktur Nasional dan halaman khusus Bukittinggi.


poppy_cantik
Cewek, 23, Jomblo
Capricornus
Jakarta Barat, Indonesia
ANDY.F.NOYA 

MATRA agaknya bukan pelabuhan terakhirnya. Pada 1992 datang tawaran dari Surya Paloh, pemilik suratkabar Prioritas yang waktu itu dibreidel, untuk bergabung dengan koran Media Indonesia yang mereka kelola. Maka sejak itulah Andy kembali ke suratkabar.Pada 1999, RCTI menghadapi masalah. Terjadi gejolak dikalangan wartawan program berita Seputar Indonesia berkaitan dengan adanya ketentuan yang mengharuskan PT Sindo, anak usaha RCTI yang menaungi Seputar Indonesia, untuk bergabung dengan RCTI sebagai induk. Bersama wartawan senior DjafarAssegaff, Andy diutus untuk membantu. Tugas utama adalah memimpin Seputar Indonesia sekaligus memuluskan proses transisi ke RCTI. Pada tahun 2000, Metro TV mendapat ijin siaran. Surya Paloh memanggil Andy kembali untuk memimpin Metro TV sebagai pemimpin redaksi. Tiga tahun kemudian (2003) Andy ditarik kembali ke Media Indonesia dan menjadi pemimpin redaksi di suratkabar umum terbesar kedua itu. Memasuki tahun 2006, saat pemimpin redaksi Metro TV Don Bosco mengundurkan diri, Andy Noya, yang kini menjadi wakil pemimpin umum di Media Indonesia, diminta merangkap menjadi pemimpin redaksi Metro TV menggantikan Don Bosco.Dalam perjalanan kariernya Andy pernah menjadi host program Jakarta Round Up kemudian Jakarta First Channel di Radio Trijaya selama lima tahun (1994 sd 1999). Sewaktu mahasiswa lelaki yang gemar renang dan baca ini rajin menulis di berbagai majalah dan suratkabar. Terutama cerpen dan puisi. Dia juga aktif mengirim karikatur dan kartun ke berbagai media nasional.Satu hal yang menarik, Andy sebenarnya adalah orang teknik. Sejak lulus SD Sang Timur di Malang, Jawa Timur, pria kelahiran Surabaya ini sekolah di Sekolah Teknik Jayapura lalu melanjutkan ke STM Jayapura. “Tetapi sejak kecil saya merasa jatuh cinta pada dunia tulis menulis. Kemampuan menggambar kartun dan karikatur semakin membuat saya memilih dunia tulis menulis sebagai jalan hidup saya,’’ tutur Andy.Maka, setamat STM 6 Jakarta, Andy melamar masuk ke Sekolah Tinggi Publisistik (sekarang IISIP, Lenteng Agung). ’’Saya sekarang menikmati betul menjadi seorang jurnalis,’’ ujarnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: