Oleh: edijarot | Januari 25, 2008

TERLIBAT NARKOBA,DUA MAHASISWA UNES DITANGKAP

Pengelola perguruan tinggi tampaknya sudah saatnya mengambil langkah antisipasi. Pasalnya peredaran narkoba di kampus cukup mengkhawatirkan akhir-akhir ini. Tidak hanya sebagai lokasi transaksi tetapi sudah ada yang nekat menjadikan arena pesta.

Seperti yang diungkap Direktorat Narkoba Polda Sumbar, Rabu (23/1) lalu. Dua mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta cukup terkenal di Kota Padang Diki (23) dan Yus (25) tertangkap tangan tengah menggelar pesta ganja di lantai lima kampusnya di kawasan Bandar Purus sekitar pukul 16.00 WIB. Tetapi salah seorang tersangka lain berhasil kabur

Dari tangan warga Lubuk Begalung dan Purus ini polisi menemukan satu paket ganja, ditambah satu lenting ganja bekas dipakai. “Keduanya masih kita periksa untuk menemukan keberadaan kawannya yang kabur dan asal barang yang dijumpai,”ujar Direktur Narkoba Polda Sumbar Kombes. Pol. Bambang Hermanto kemarin.

Terungkapnya kasus itu berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan polisi dalam mengungkap peredaran narkoba di daerah ini. Dari penyelidikan tersebut diduga kuat para tersangka terlibat dalam salah satu jaringan.

Untuk itu gerak-geriknya diintai petugas. Setelah dipastikan ada bukti Rabu sore Diki dan Yus dibekuk di lantai lima kampusnya. Tetapi salah seorang rekan mereka keburu kabur, tnamun identitasnya sudah diketahui petugas.

Satu paket dan satu lenting ganja bekas dipakai yang dijumpai petugas di depan kedua tersangka cukup untuk menggiringnya ke Mapolda untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Sementara status mereka masih pemakai,”lanjut Bambang.

Bukan sekali ini saja polisi menjaring para tersangka dan pemakai narkoba di kampus. Awal Januari lalu seorang tersangka pengedar sabu-sabu Edo (27) diciduk di kampus sebuah perguruan tinggi negeri di Padang.

Dari tangan tersangka yang ditangkap di kawasan Air Tawar Padang Utara itu, polisi menemukan sekitar 2,5 jie sabu-sabu seharga Rp3 juta sebagai barang bukti. Tersangka terpaksa dilumpukan dengan tembakan karena mencoba melawan saat diringkus

Mencermati hal demikian Dirnarkoba menghimbau orang tua mahasiswa untuk mewaspadai perkembangan anaknya. “Kita bisa mengamati gejala-gejala anak baik saat di rumah maupun di luar,”tutur mantan Kabid Humas Polda ini.

Jika anak terlihat gelisah tidak menentu, dan banyak pengeluaran yang tidak jelas penggunaannya merupakan salah satu gejalanya. Tetapi hal tersebut bukan untuk diresahkan.

Pasalnya saat ini rumah sakit yang ada terutama rumah sakit Polri sudah dapat menyembuhkan para pasien ketergantungan narkoba. “Kalau memang ada niat kuat untuk keluar dari jeratan narkoba kita akan lindungi dan rumah sakit dapat membantu prosesnya,”lanjutnya lagi.(aci)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: