Oleh: edijarot | Januari 30, 2008

Penjambret Tewas Dihajar Massa di Kuranji

Sial benar nasib Andri (23), tersangka jambret, Rabu (30/1). Usai menggasak tas Pegawai Karantina Tumbuhan Pertanian BIM Rahmi Intan (33), sepeda motor yang dikendarainya menabrak pejalan kaki di Jalan Gunung Sariak Kuranji Padang. Korban tabrakan tewas di rumah sakit. Ia pun meregang nyawa setelah dihajar massa.

Nyawa pemuda asal Ampalu Padang Pariaman yang tinggal di kawasan Belimbing tersebut tidak tertolong akibat luka parah di bagian kepala, pungung dan kedua tangan akibat pukulan puluhan warga yang emosi dengan ulahnya sekitar pukul 07.30 WIB.

Menurut keterangan Rahmi, pagi itu ia hendak berangkat kerja menggunakan sepeda motor. Saat melintas di Jalan Gunung Sariak di sampingnya melaju motor Suzuki Satria BA 4939 W yang dikendarai Andri. Tiba-tiba saja tas yang disandang Rahmi ditarik paksa. Karena kalah kuat tas yang berisikan uang Rp294 ribu itu berpindah tangan. Mendapat barang incarannya pelaku tancap gas arah ke Balai Baru.

Naas baginya sekitar 200 meter dari lokasi itu ia menabrak seorang nenek Rosna (70). “Tersangka jambret kabur dengan kecepatan tinggi. Sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, saya melihat ada warga yang ditabrak sepeda motor. Belakangan saya baru tahu, bahwa tersangka penabrakan tersebut adalah tersangka yang menjambret saya,”tutur Rahmi.

Akibat kecelakaan Andri terpental dari sepeda motornya. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut berlarian untuk menolong korban Rosna, dan membawanya ke Rumah Sakit DR. M Djamil Padang. Namun sesampainya di rumah sakit pemerintah tersebut ia menghembuskan nafas terakhir.

“Ibu sebenarnya ingin menyeberang jalan, tetapi ketika sampai di tengah ia melihat ada sepeda motor kencang, kemudian ia berbalik. Namun pengendaranya malah mengambil jalan ke kiri ke arah ibu berbalik, sehingga ibu langsung tertabrak,”ujar menantu korban, Zulkifli di rumah duka.

Di lokasi kejadian, warga yang naik pitam berusaha mengejar tersangka. Merasa dirinya terancam, tersangka berusaha kabur dengan menyelinap ke rumah warga. Namun tanpa disadarinya, tersangka ternyata kabur dan bersembunyi ke dalam rumah Rosna yang ditabraknya. Hal ini membuat warga dengan mudah menemukan tersangka yang bersembunyi di dalam sebuah lemari es tak berpintu yang tengah diperbaiki.

Warga yang menemukan tersangka langsung menggebuknya hingga babak belur. Tidak puas dengan aksi tersebut, warga kembali menggebuk tersangka dengan menggunakan benda apa saja, seperti batu dan sebagainya didekat mereka. Akibatnya, kepala tersangka tampak retak hingga mengeluarkan darah segar. Sementara itu sepeda motor tersangka dibakar hingga hangus.

“Saya tidak ingin terjadi tabrak lari makanya saya kejar, tersangka berbadan tinggi besar dan wajahnya ditutupi helm. Bahkan tendangannya saja sampai setinggi kepala saya. Saya berhasil mengambil kunci sepeda motornya kemudian saya buang,”lanjut Zulkifli.

Tidak lama berselang Jajaran Polsekta Kuranji tiba di lokasi kejadian dan berusaha menenangkan warga. Tersangka yang sudah sekarat akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda. Namun di rumah sakit ini nyawa tersangka juga tidak tertolong. Jenazah tersangka akhirnya dibawa ke ruangan jenazah Rumah Sakit Dr. M. Djamil Padang.

Kapolsekta Kuranji AKP Agus Djunaidi yang didampingi Kanit Reskrim Ipda Gusdi menjelaskan, pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. Tas warna coklat milik Rahmi yang isinya masih utuh dan puing-puing sepeda motor korban yang dibakar massa disita sebagai barang bukti.

Gusdi menyayangkan aksi tersangka yang mengakibatkan dirinya, dan orang lain tewas sia-sia. Apalagi, sepeda motor yang digunakan tersangka baru empat bulan pakai dan masih belum lunas kredit. (wan/aci/fjr)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: