Oleh: edijarot | Mei 19, 2008

POLTABES PADANG JARING 133 PREMAN

PADANG, Haluan
Sebanyak 133 preman terjaring razia oleh Poltabes Padang beserta jajarannya, Sabtu (17/5). Dari jumlah ini, ditemui puluhan preman yang  memeras sopir angkot dengan berbagai modus, seperti menjual tisu dan air mineral dengan harga yang tinggi. Di antara mereka yang tertang kap, hanya sebagian kecil yang mempunyai identitas diri, seperti KTP, SIM dan sebagainya.
Selain preman, petugas juga menangkap satu orang yang diduga 2 kali melakukan tindak pencurian. Selain itu polisi juga mengamankan botol-botol miras yang terjaring di Nanggalo yang akan diproses melalui tipiring (tindak pidana ringan).
Ratusan preman dan anjal ini kemudian di kumpulkan di Aula Mapoltabes Padang, un tuk  diminta keterangan, dan menindaklanjuti sesuai prosedur hukum.
Bagi yang tidak terbukti bersalah dan memiliki identitas diri yang jelas, preman ini dilepaskan setelah diberi nasehat dan menandatangani perjanjian untuk tidak me lakukan aksi yang meresahkan masyarakat. Operasi besar-besaran ini dimulai pukul 12.00 WIB hingga sore.
Kapoltabes Padang AK BP Bambang Ramelan, me lalui Kabag Ops Poltabes, Kompol Syafnil mengatakan, razia tersebut merupakan ke giatan rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban Ko ta Padang menjelang Pilkada. Menjelang pemilu, Poltabes beserta jajaran akan kembali melakukan operasi yang sa ma, untuk mengantisipasi dan mengikis preman yang telah meresahkan masyara kat.”Preman yang ditangkap, rata-rata tidak memiliki identitas diri, padahal itu sangat penting. Kita telah lakukan pembinaan bersama Dinas sosial, LKAM, dan MUI. Kemudian yang menyangkut tindak pemerasan, pungli, akan kita proses di Reskrim,” jelas Syafnil.
Syafnil mengatakan, un tuk mengetahui kriteria dan memudahkan preman yang akan ditangkap, sebelumnya sudah dipantau oleh anggota di masing-masing sektor. Akhirnya mereka mudah diringkus seperti yang berada di kedai-kedai dan yang me lakukan pemerasan terhadap sopir-sopir angkot.
Sementara itu, operasi ini juga menjaring 8 orang anjal (anak jalanan) serta seorang ibu yang diduga kuat orangtua dari salah seorang anjal yang ikut terjaring dan diamankan di Mapoltabes Pa dang.
Para anjal ini juga di kumpulkan di Aula Mapol tabes Padang. Namun para anjal ini bukannya diam karena takut, tapi malah mena ngis meraung-raung sambil memanggil-manggil ibunya. Mereka di antaranya banyak yang ditangkap di daerah Pasar Raya. Beberapa ada yang masih membawa ember kecil untuk meminta-minta. Syafnil mengatakan, se mua anjal beserta pengamen yang menganggu ketertiban akan ditangkap. Apalagi, salah se orang ibu  ikut terjaring yang diduga melibatkan dan me maksa anak mereka  mencari uang. (wan)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: